malam melangit hidupku
titisan air mata mnecurah dari balik mataku
khayalan hitam berkibar bak sang saka
semilir angin berhembus meng hampiri
menawarkan berjuta kesejukan
bak dahaga
luka kini tersingkap
malam melangit dengan terang
bersama rembulan dan bintang
lenyaplah malam melangit kelam
Senin, 28 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
- cuma cerita (21)
- late repost (6)


0 komentar:
Posting Komentar